Kronologi Terjadinya Pertikaian Sampit Kalimantan

February 2018 ยท 2 minute read

Tragedi Sampit adalah tragedi yang sangat tragis adalah berupa pembantaian manusia yang terjadi di Pulau Borneo, Kalimantan Tengah. Peristiwa kelam ini telah menghilangkan sekitar 600 nyawa bagus dari suku Dayak Kalimantan maupun bangsa Madura yang juga telah terhitung beserta si kecil-buah hati. Pada momen ini sudah melibatkan 100 ribu lebih bangsa Madura yang kehilangan daerah tinggal serta mata pencaharian mereka. Tragedi ini menjadi paparan Borneo ialah apa yang disebut sebagai Perang Sampit. Perang Sampit sendiri yakni perang antar dua etnis yang berada di Kalimantan Tengan, ialah perang antara masyarakat Dayak pribumi dengan salah satu bangsa dari Pulau Madura atau tak jarang dikenal dengan bangsa Madura. Tragedi ini menjadi salah satu tragedi terbesar yang ada di Indonesia dan sempat menjadi pusat perhatian semua masyarakat Indonesia.


Dari kedua belah pihak hal yang demikian memilihi banyak sekali alasan mengapa tragedi Sampit ini semestinya meletus. Berdasarkan sumber, asal muasal dari konflik Sampit ini ialah karena suatu peristiwa yang berupa pembakaran salah satu rumah dari etnis Dayak yang dilakukan oleh bangsa Madura karena kesalahpahaman. Dan berikutnya, etnis Dayak melakukan balas dendam kepada Bangsa Madura dengan metode yang sama, yakni membakar rumah-rumah yang berada pada kawasan penempatan Madura di Kalimantan Tengah. https://jagoanilmu.net/ laporan, menyuarakan bahwasanya yang dilakukan oleh suku Dayak itu adalah sebab mau mempertahankan diri, karena ada sumber yang mengungkapkan bahwasanya bangsa Madura yang memulakan karena kalah dalam perjudian. Pada permainan perjudian hal yang demikian salah satu etnis Dayak telah disiksa sebelum kemudian dibunuh oleh bangsa Madura.

Perang ini tak hanya meledak di Sampit, tapi juga merambah ke Bandar-bandar Kalimantan seperti di Sambas. Ada sekitar 100 kepala orang Madura yang terpisah dengan badan jikalau etnis Dayak mengerjakan perang pemenggalan kepala yang yakni warisan Dayak sejak dahulu. Karena meletusnya tragedi Sampit ini membuat pemerintah Indonesia turun tangan dan mengerahkan sejumlah ABRI dan juga polisi untuk menuntaskan perang yang terjadi. Sesudah beberapa waktu kemudian, alhasil perang hal yang demikian reda dan kembali netral. Melainkan bangsa Madura tidak lagi tinggal di tempat Kalimantan, tapi bermigrasi ke kawasan lain di Indonesia.